Iklan Semua Halaman

{{ date }}
{{ time }}

Warga Menduga Pelaku Penembakan Sebagai Pemasok Sabu

Tombak Publik.
Keluarga Iwan Alias Nasib korban penembakan yang tewas akibat tertembak di lehernya, bersama warga Gang Mafo didampingi Kuasa Hukumnya Helmax Alex Tampubolon. SH, MH dan Direktur LBH Cakra Keadilan mendatangi Polres Labuhan Belawan guna meminta kejelasan dan keadilan atas tindakan brutal personil Polres Labuhan Belawan. Jumat (18/11/2022).

Lembaga Bantuan Hukum Cakra Keadilan, meminta oknum Polres Pelabuhan Belawan Rudi Simamora anggota Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, untuk segera dilakukan penetapan tersangka atas pelaku penembakan brutal terhadap Iwan alias Nasib.

Lembaga Bantuan Hukum Cakra Keadilan juga mendesak segera proses dan copot pejabat Polri ataupun oknum Polri yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung atas peristiwa penembakan brutal terhadap Iwan Alias Nasib.

Lembaga Bantuan Hukum Cakra Keadilan juga mendukung pemberantasan Narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tanpa pandang bulu, baik oknum sipil atau oknum Polri yang terlibat.

Sulais Taufik kordinator aksi warga Gang Mafo, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan di depan Mapolres Pelabuhan Belawan meminta kepada Kapolres agar tidak timbang pilih terhadap pelaku penembakan.

Sulais Taufik juga mengungkapkan, bahwa  pelaku penembakan terhadap Iwan alias Nasib diduga jadi pemasok Sabu terbesar selama belasan tahun. 

"Mungkin bapak Kapolres orang baru disini, tapi kami sangat mengenal siapa Rudi Simamora " jelas Sulais Taufik.

Lembaga Bantuan Hukum Cakra Keadilan dan warga Gang Mafo, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, sebelum melakukan orasinya didepan Mapolres Pelabuhan Belawan, diterima oleh Wakapolres Pelabuhan Belawan di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan.

Dan disebutkan bahwa orasi berjalan dengan damai, dikawal dan dijaga personil kepolisian dari Polres Belawan.

(RTP).