Iklan Semua Halaman

 


{{ date }}
{{ time }}
PERUSAHAAN PERS
PT. PANDLYTRA TAMA MANDIRI

Bupati Humbahas Hadiri Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) Luar Biasa PT Bank Sumut


Tombak Publik.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada seluruh jajaran pengurus atau pengelola PT Bank Sumut untuk memperkuat ekspansi usaha guna meningkatkan pemasukan bagi daerah.
Oleh karena itu,Gubsu menekankan pentingnya perbaikan kinerja agar bekerja dengan serius.

Pesan itu disampaikan Gubsu pada kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, tahun buku 2022 dan RUPS Luar Biasa PT Bank Sumut di Ball Room Lantai 10 Gedung Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan.

Hadir di antaranya Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Bambang Mukti Riyadi, Komisaris Utama PT Bank Sumut Brata Kesuma, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, serta para kepala daerah selaku pemegang saham diantaranya Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, SE.

Menurut Gubernur, secara teknis pengelolaan PT Bank Sumut, dirinya tak perlu lagi memberikan penjelasan kepada para pengelola/pengurus, mengingat hal tersebut merupakan ranah bagi pelaku perbankan.


 Namun sebagai bank milik pemerintah, perusahaan ini berada pada kendali seorang Gubernur dan kepala daerah kabupaten/kota sebagai pemegang saham.

“Di semua provinsi ada bank daerahnya, sesuai jumlah provinsi. Tinggal empat provinsi (baru) lagi yang belum ada. Jadi Bank Sumut ini adalah amanah Tuhan yang harus kita tangani.

Bank Sumut merupakan bank yang besar di Sumatera Utara,” jelasnya. Dari besarnya PT Bank Sumut, Gubernur menilai perusahaan tidak perlu repot mencari nasabah, mengingat ada ratusan ribu aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Sumut. Sehingga tinggal bagaimana memikirkan untuk melakukan ekspansi (pengembangan) keluar.

“Saya ingin ini (RUPS) berlangsung serius, bagaimana ini ditangani dengan serius, menghadirkan ahlinya di situ. Dan kepala daerah, silakan bicara (berikan masukan),” sebut Edy Rahmayadi.

Edy menegaskan, bahwa dalam proses seleksi Dewan Direksi maupun Dewan Komisaris tidak ikut campur. Sebagaimana aturannya, ada panitia seleksi (Pansel) yang bekerja untuk menguji.

“Yang menguji itu, sengaja saya tidak mau kenal. Agar ini berjalan sebagaimana mestinya. Berikan kebebasan kepada Bank Sumut, kalau ada yang terpilih, adalah orang yang tepat dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” jelasnya.

Terakhir, Edy pun berpesan kepada para pengurus PT Bank Sumut untuk mengembangkan keberadaan perusahaan perbankan ini untuk menambah pemasukan. Di antaranya yakni ekspansi ke luar, termasuk ke rakyat, UMKM dengan mengupayakan usaha masyarakat bisa berjalan dan maju.

Senada dengan itu, Komisaris Utama (Komut) PT Bank Sumut Brata Kesuma menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur pada RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa kali ini. Pihaknya mengharapkan rapat ini menghasilkan keputusan yang dapat meningkatkan kemajuan PT Bank Sumut di masa depan.

“Kegiatan bank selama tahun buku selama 2022, telah dilaksanakan pengurus bersama manajemen bank dengan pencapaian kinerja yang kami nilai cukup baik. Dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian bank sesuai aturan yang berlaku,” kata Brata.

Secara data lanjutnya, saat ini PT Bank Sumut memiliki aset posisi Desember 2022, sebesar Rp40,6 Triliun.

 Perusahaan ini juga berhasil membukukan pembiayaan sebesar Rp27,8 Triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 10,58%, dibandingkan realisasi tahun 2021, sebesar Rp25,1 Triliun. Begitu juga laba setelah pajak sebesar Rp700,7 Miliar telah dibukukan.

Dari penerapan tata kelola bagi bank umum sebut Brata, pihaknya telah menjalankan dengan penuh tanggung jawab. Hasilnya PT Bank Sumut memperoleh penilaian yang luar biasa untuk kedepanya.

(Jahara Sihite)