Kades Kreatif Di Desa Sitinjak | Samosir

Kategori Berita

Kades Kreatif Di Desa Sitinjak | Samosir

Tombak Publik.
Dana Desa yang dikelola untuk kesejahteraan masyarakat Desa akan bisa dinikmati warganya berkepanjangan bila Kepala Desa tersebut Bijak, Bersih dari kata Korupsi.

Seperti di Desa Sitinjak Kabupaten Samosir, dari penjelasan seorang warga yang disapa oleh TombakPublik.com mempertanyakan pengadaan air di Desa tersebut. Dan keterangan dari warga yang dipanggil Pak Resti Marpaung itu, Air bersih setiap hari masuk ke rumah penduduk kapanpun atau stanby. Penduduk dapat menikmati air bersih dan langsung kerumah masing-masing dengan pemasangan pipa. Dan biaya untuk pemasangan pipa tersebut dikenakan hitungan per meter dan setelah terpasang, air langsung masuk dan dapat dinikmati oleh warga dengan pembayarannya hanya 30.000 per bulan.

Mendengar segala penjelasan oleh Pak Resti, patutlah Kepala Desa Sitinjak diacungkan jempol dan dijadikan panutan buat Kepala Desa yang lain yang berada di Kabupaten Samosir.

Tetapi ditempat berbeda, di Kecamatan yang berbeda pula. TombakPublik.com menyapa warga yang tidak ingin disebut identitasnya mengatakan, Air di Desanya sangat sulit dan sudah ada pemasangan pipa kerumah penduduk. pembayaran air itu 40.000 per bulan, tetapi air yang dikatakan berjalan 2 kali seminggu selama 2 jam, bahkan tidak berjalan selama seminggu lebih. Yang menjengkelkan bagi warga disini seolah harus patuh dengan aturan yang menyimpang disini. Ibaratkan juga kita yang rutin membayar setiap bulan, saat membangun rumah atau yang lain yang membutuhkan air, akan dibuat cara yang kurang baik supaya kita memberi uang tambahan. Masih minim SDM disini, tutur warga.

Warga lain mengatakan, "perlu dibuat UU bagi Kepala Desa yang terpilih, dan setelah setahun berjalan, namun ternyata tidak punya ide-ide yang baik untuk kesejahteraan warga langsung dicopot, tidak jadi penikmat anggaran semata. Juga disini banyak wartawan bodong tidak dengan ijin PT sesuai UU PERS. gitu juga LSM bodong tak ada payung hukumnya, jika diperhatikan mereka kebanyakan alat dari yang berkepentingan untuk menghalau mereka yang punya mandat dan jelas legalitasnya" Ketus warga.

(Red/tp)