Pasar Tradisional Dan Terminal Pangururan Tampak Sepi | Samosir

Kategori Berita

Pasar Tradisional Dan Terminal Pangururan Tampak Sepi | Samosir

Tombak Publik.
Pasar tradisional dan Terminal Pangururan pagi ini terpantau sepi. Rabu, 08/04/20 Pukul 09.10 WIB. di Terminal ini biasanya dipadati oleh Bus yang menaikkan dan menurunkan penumpang, juga biasanya dipadati para pedagang yang datang dari luar kota.
Ditanya salah seorang pedagang yang datang dari kota Sidikalang Kabupaten Dairi mengatakan, "hari ini jauh lebih sepi dibandingkan minggu lalu, ini karena Corona," ucapnya.
Dan disisi lain tampak ada 1 (satu) kerumunan dan juga ada dibeberapa tempat, mereka adalah penduduk dari berbagai desa yang ada di Samosir. Datang ke Pasar tradisional dan Terminal Pangururan untuk melakukan transaksi jual beli akan tetapi masih banyak yang tidak memakai masker.

Juga masih banyak penduduk yang tidak menjaga jarak diantara mereka, seperti arahan pemerintah untuk menjaga jarak minimal 1 meter. "Padahal yang datang untuk bertransaksi ke Pasar tradisional ini dari berbagai kota dan daerah, ada juga perantau yang pulang ke kampung dan ikut keluarganya datang kesini belanja, jadi jaga diri masing-masing aja." ungkap seorang pedagang.
Masih banyaknya penduduk dipedesaan yang kurang memahami bahaya bila sudah terpapar virus corona yang sekarang sudah membuat dunia gonjang-ganjing. Juga seperti diketahui bahwa dibeberapa daerah di Sumut sudah meningkatkan status siaga hingga membuat posko-posko dibeberapa perbatasan.

Bila ini tidak segera dicegah, sangat berpotensi mudahnya para penduduk terkena wabah virus tersebut jika tidak diantisipasi sejak dini. Seharusnya masyarakat mengikuti arahan dari pemerintah untuk menggunakan masker dan menjaga jarak 1 meter antara satu dengan yang lain, tetapi tampak penduduk tidak perduli masih berdesak-desakan di dalam becak juga di dalam Bus penumpang,masih mereka masih duduk berdampingan satu bangku sebagaimana biasanya.

(Edo Nainggolan/red)