Warga Protes Pembangunan Ruang Isolasi | Taput

Kategori Berita

Warga Protes Pembangunan Ruang Isolasi | Taput

Tombak Publik.
Pasca banyak protes masyarakat Tapanuli Utara tentang pembangunan ruang isolasi bagi yang terindikasi virus Covid-19, terutama yang dekat areal pemukiman dan perladangan,pemerintah kabupaten Tapanuli Utara beserta gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 menghunjuk RSUD Tarutung sebagai solusi yang tepat untuk tempat isolasi.

Hal itu di utarakan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Taput Drs. Sahat Indra Simaremare perihal pembangunan ruang isolasi kepada media tombakpublik.comdiruang kerjanya pada hari Rabu, 29/04/2020.
Indra menerangkan, bahwa pentingnya ruang isolasi bagi yang terindikasi virus-19 di RSUD Tarutung hanya ada 3 ruang isolasi untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sekarang sudah ada 48 orang petugas medis reaktif positif hasil rapid test yang di isolasi di RSUD Tarutung, sehingga ruangan yang seharusnya untuk pasien umum dipergunakan sementara untuk tempat mengisolasi ke 48 orang tersebut, hal tersebut membuat Pemkab Taput mengambil inisiatif untuk menambah ruang tempat isolasi, 30 unit ruangan akan di renovasi sesuai Standart Operasional Prosedur(SOP) yang dikeluarkan pemerintah.

Indra menambahkan bahwa RSUD Tarutung Dihunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan dari 8 (delapan) kabupaten di wilayah Sumatera Utara oleh pemerintah pusat, jadi harus siap menampung pasien dari kabupaten lain.

“Mengenai jumlah anggaran yang dikucurkan untuk itu (ruang isolasi) kita masih menghitung biayanya,bdan nanti akan kita publikasikan”, tutur Indra.

(Fesny Anwar Manalu)