Polres Taput Ringkus Sindikat Spesialis Pembobol Rumah

Kategori Berita

Polres Taput Ringkus Sindikat Spesialis Pembobol Rumah

Tombak Publik.
Dua orang dari empat orang pelaku sindikat spesialis pembobol rumah berhasil di amankan Polres Taput pada hari kamis 11/06/2020 pukul 21.30 Wib didaerah Kec.Pangaribuan Kab.Tapanuli Utara

Kedua tersangka yang berhasil diamankan yaitu  LM (30)  warga Simpang Tiga, Desa Harianja, Kec. Pangaribuan, Kab.Tapanuli Utara. dan BF (49) warga Desa Pakpahan, Kec.Pangaribuan Kab.Tapanuli Utara dan tersangka sudah ditahan di Mapolres Taput untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara dari kedua tersangka, mereka mengakui bahwa mereka melakukan pencurian dari Toko miduk  pada tanggal 01/07/2019 secara bersama-sama dengan dua tersangka yang melarikan diri yaitu Marga Sihotang dan Marga Ambarita.

Pada hari Jumat 26/06/2020, Kapolres Taput AKBP Jonner MH Samosir SIK, di dampingi Kabag Ops Kompol Gamal luciana, kasat reskrim AKP  J. Banjarnahor dan KBO Reskrim Ipda J.Sianturi, Kabag Humas W.Barimbing menyampaikan kronologi penangkapan tersangka kepada sejumlah wartawan saat press relise di Mapolres Taput.
Kapolres Taput menjelaskan bahwa Kasus pembobolan rumah milik Nursinta panggabean (Toko miduk) ini sudah kasus lama dan terjadi tanggal 01/07/ 2019 yang lalu sudah hampir satu tahun. Dengan hasil kerja keras, Polres Taput berhasil mengungkap pelaku nya tgl 11/06/2020.

Setelah kedua tersangka berhasil diamankan, hasil pemeriksaan keduanya mengakui perbuatan tersebut. Mereka secara bersama-sama melakukan pembongkaran Toko miduk  milik NP dengan dua tersangka yang melarikan diri yaitu MS dan MA.

Untuk melakukan aksi pembongakaran tersebut, MS dan MA menghubungi LM dan BS untuk bertemu pada tanggal 29 /06/2019, di sebuah kolam pancing di Kec. Pangaribuan Kab.Taput membahas rencana aksi mereka.

Pembahasan pada saat itu rasa nya belum matang, lalu mereka berempat kembali membahas bersama di Porsea Kab.Toba untuk mematangkan rencana tersebut.

Pada tanggal 01/07/2019 mereka mempersiapkan segala peralatan dan langsung menuju toko miduk yang berada di jalan SM Raja Tarutung dan mereka memulai aksi pembokaran.

Dengan kondisi pemilik toko tersebut sedang tidak berada didalam dan dengan peralatan yang sudah lengkap mereka berhasil masuk kedalam toko, dan mereka berhasil membawa brangkas dari lantai satu.

Lalu berangkas tersebut di masukkan ke dalam mobil avanza yang sudah di rental pelaku dan membawa nya kembali ke Porsea dalam keadaan tertutup. Mereka berempat sepakat menyimpan brangkas tersebut di salah satu rumah.

Pada tanggal 03/07/2019, MS dan MA menjumpai LM dan BS dan memberikan uang kepada LM Rp.17 juta rupiah dan kepada BS Rp.30 juta rupiah.

MS dan MA  mengatakan kalau berangkas hasil curian itu sudah bisa di buka dan tidak di berita tahu berapa isi nya hanya yang di berikan sejumlah uang tersebut. Lalu tersangka LM dan BS kembali ke Kec. Pangaribuan Kab.Taput sedangkan MS dan MA pulang ke Jakarta.
Dari laporan korban Nursintan Panggabean pemilik toko miduk, kerugian akibat pencurian tersebut Rp.1 milliyard rupiah dengan rincian uang kontan Rp 400 juta dan Emas sekitar Rp 600 juta yang ada dalam brangkas tersebut.

Dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap tersangka, dengan kejadian lain yang ada di Kab.Taput terbongkar bahwa LM bersama dengan JH, melakukan pembongkaran rumah pada tanggal 24/12/2019 di rumah Karel Garlen Pakpahan di Desa Sibingke Kec.Pangaribuan Kab.Taput.

Dari aksi kedua tersangka LM dan JH, mereka berhasil menggondol uang dari kamar rumah sebesar Rp.10.030.000,- dan perhiasan emas 106 gram.

Tersangka JH  berhasil di tangkap pada tanggal 13/06/2020 dan sudah di tahan di Mapolres Taput untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sedangkan barang bukti yang diamankan dari tersangka yaitu 3 unit sepeda motor yaitu 1 unit jenis CBR , 1 unit Astrea Grand, 1 unit yamaha RX King hasil, 2 buah celana jeans warna biru, 1 buah celana panjang dan 2 buah kaos warna hitam.

(Fesny Anwar Manalu)