Satpol PP Taput Agresif Awasi Harga LPG 3 KG

Kategori Berita

Satpol PP Taput Agresif Awasi Harga LPG 3 KG

Tombak Publik.
Resahnya masyarakat Taput akibat harga eceran LPG 3 Kg yang melambung tinggi membuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara gerah.

Menyikapi hal itu, Pemkab Taput melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Taput terlihat agresif untuk melaksanakan monitoring dan pengawasan pendistribusian dan harga tabung LPG (Liquified Petroleum Gas) 3 Kg bersubsidi di wilayah Kab. Taput
Kamis 09/07/2020 terpantau media tombakpublik.com dilapangan, Kasatpol PP Rudi Sitorus, S.sos dan anggotanya sedang berada disalah satu pangkalan LPG 3 Kg di Jalan SM. Raja Tarutung yaitu pangkalan Haleluya milik C Boru Sitinjak dalam rangka memonitoring dan mengawasi harga LPG 3 Kg tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kasatpol PP Rudi Sitorus, S.Sos menerangkan perihal situasi yang terjadi  yaitu tentang monitoring dan pengawasan pendistribusian dan harga LPG 3 Kg bersubsidi di Taput oleh Satpol PP Kab.Taput.

"Kita memonitoring dan mengawasi pendistribusian dan harga LPG 3 Kg mulai dari SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) Aek Natolu Toba Samosir sampai pada ke 4 (empat) agen resmi di Taput sampai ke pangkalan yang resmi, juga disana (pangkalan) kita menempatkan personil Satpol PP", terang Rudi kepada beberapa awak media.
Rudi juga menegaskan bahwa harga LPG 3 Kg yang harus dibayarkan oleh masyarakat sesuai aturan yang ada yaitu dengan HET Rp.18.000/tabung

"Kita ingin memutuskan mata rantai keresahan masyarakat untuk mengawasi jika ada permainan harga. Kita melakukan aturan yang ada tentang HET (Harga Eceran Tertinggi). Contoh HET tabung LPG 3 Kg di Tarutung adalah Rp18.000/tabung dan itulah yang dibayarkan masyarakat Tarutung", tegas Rudi.

(Fesny Anwar Manalu)