Karyawan PT.TPL Terpapar Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Kategori Berita

Karyawan PT.TPL Terpapar Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Tombak Publik.
PT. Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) sangat prihatin mengenai pandemik wabah virus covid-19 yang sedang terjadi di seluruh belahan dunia. Seluruhnya baik pemerintah, pihak swasta, individu dan kelompok secara bersamaan berupaya keras memperkecil pencegahan dan penyebarannya. Tidak terkecuali di Indonesia, bahkan khususnya dikompleks pabrik TPL di Parmaksian.

Hari rabu 30/09/2020 Juliandri Hutabarat sebagai Media Relations

PT. TPL menyatakan ke awak media tombakpublik.com bahwa 2 karyawan PT.TPL yang terpapar Covid-19 sudah sembuh dan akan mulai bekerja pada hari senin depan.

"2 karyawan PT.TPL yang terpapar Covid-19 sudah sembuh dan akan mulai bekerja hari senin depan" sebut Juliandri.

Sebelumnya, Coorporate Communication TPL Norma Hutajulu menyampaikan, secara internal perusahaan telah melakukan penanganan yang intensif terhadap penyebaran virus Covid-19. Berbagai kebijakan dilakukan khusus untuk dipatuhi dan meningkatkan pendisiplinan diri para pekerja, guna mencegah dan menghambat penyebaran virus ini.

“Pencegahan secara internal oleh perusahaan sudah dilakukan, dengan langkah-langkah pencegahan seperti pemeriksaan suhu tubuh di titik masuk dan keluar, observasi bagi setiap rekan yang kembali dari perjalanan keluar, dan ijin perjalanan yang hanya dapat dilakukan setelah persetujuan manajemen.”

Norma  membenarkan adanya informasi bahwa saat ini seorang karyawan dinyatakan terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab di RS Murni Teguh pada tanggal 11 Sept 2020 dan saat ini sedang menjalani penanganan medis di RS. Murni Teguh Medan

Norma mengatakan bahwa rekan kerja yang terpapar tersebut baru melakukan perjalanan dinas. Setelah kembali ke lokasi kerja dilakukan rapid test dan karantina mandiri di kompleks perusahaan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.

“Setelah di karantina beliau dirujuk ke RS Murni Teguh untuk mendapatkan swab test” terang Norma. Menunggu hasil swab test, rekan kerja tersebut mendapat pelayanan medis dan melakukan karantina di RS. Murni Teguh.

Pada tanggal 11 Sept 2020, RS Murni Teguh mengkonfirmasi hasil swab yang positif, dan karyawan tersebut tetap mengikuti protokoler penanganan covid-19 di RS. Murni teguh

Norma menegaskan, dalam masa penanganan medis lanjutan di Medan, perusahaan tetap memantau perkembangannya dan terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah terkait perkembangan medisnya. Perusahaan juga telah melakukan tracing terhadap 25 rekan kerja yang berinteraksi langsung dengan karyawan yang terpapar. Hasilnya ditemukan salah satu karyawan lain yang juga terpapar Covid-19.

Selanjutnya perusahaan melakukan Tracing dan pemeriksaan lanjutan kepada 7 orang yang berinteraksi dengan karyawan ke-2 yang terpapar dengan melakukan Rapid Test, dan hasilnya Non Reaktif tidak ditemukan adanya paparan Virus Covid lanjutan. “ Kami pastikan bahwa penyebaran Virus Covid-19 dilingkungan kerja perusahaan terputus pada 2 orang karyawan “ Terang Norma

“Saat ini kedua karyawan yang terpapar Covid-19 sedang mendapat pelayanan medis dan mengikuti protokol kesehatan covid-19 di RS. Murni Teguh Medan” terang Norma.

“Perusahaan berkewajiban melakukan sesuai prosedur Covid-19 dengan terus memberikan kabar terkini secara tepat waktu, dan tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus," lanjut Norma.

Menurutnya sampai saat ini TPL telah menetapkan kebijakan-kebijakan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat, karyawan dan keluarga, kontraktor, dan vendor dalam hal mengurangi resiko penyebaran Covid-19. Diantaranya minimalisasi perjalanan dinas dan tidak melakukan perjalanan secara pribadi domestik maupun internasional, sampai waktu yang belum ditentukan. Perusahaan juga menerapkan himbauan untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang orang banyak dan menghindari keramaian.

“Untuk upaya pencegahan penyebaran virus ini perusahaan juga jauh hari sudah menutup sejumlah fasilitas, seperti kolam renang, dan membatasi  ijin bagi karyawan untuk mengambil cuti. Penyemprotan cairan desinfektan juga dilakukan di seluruh ruangan dan wilayah kerja departemen. Bahkan setiap keluarga pekerja yang berkunjung diwajibkan mengikuti prosedur yang berlaku di perusahaan, misal pengecekan suhu tubuh, observasi mandiri dan dalam pengawasan ketat,” sebut Norma Hutajulu.

Selain itu menurut Norma perusahaan juga turut melakukan perhatian terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat sekitar wilayah operasional TPL. Sejumlah kegiatan dilakukan bekerjasama dengan pemerintah setempat, mulai tingkat kabupaten dan desa. Dengan memberikan berbagai fasilitas pendukung upaya penyebaran dan pencegahan penyebaran Covid-19, yakni penyemprotan desinfektan, penyediaan wadah cuci tangan umum, serta alat pengukur suhu tubuh (thermo gun).

“Sampai saat ini TPL terus berupaya melakukan upaya-upaya terbaik dan langkah antisipasi terbuka pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini untuk kebaikan masyarakat sekitar TPL, karyawan dan keluarga, vendor dan keberlangsungan operasional.

Perusahaan berharap wabah pandemik Covid-19 ini segera berakhir dan dapat segera ditemukan vaksinnya,” tutur Norma.

(Fesny Anwar Manalu)