KSPSI Kota Medan Melakukan Aksi Demo Di Depan Kantor Walikota Medan

Kategori Berita

KSPSI Kota Medan Melakukan Aksi Demo Di Depan Kantor Walikota Medan

Tombak Publik.
Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota Medan (DPC KSPSI) Kota Medan, siang ini pukul 11:30 WIB. KSPSI melakukan aksi menolak Omnibus Law didepan Kantor Walikota Medan.

Adapun jumlah keseluruhan warga pekerja yang tergabung dalam Konferderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kota Medan terdiri dari 4 (empat) Federasi Serikat Pekerja Anggota (F-SPA) :

1. Federasi SP KEP-SPSI yang terdiri dari 20 PUK dengan 6000 anggota tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kota Medan
2. Federasi SP LEM-SPSI yang terdiri dari 19 PUK dengan 5000 anggota tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kota Medan
3. Federasi SP RTMM-SPSI yang terdiri dari 12 PUK dengan 6000 anggota tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kota Medan
4. Federasi SPTSI-SPSI yang terdiri dari 188 PUK dengan 10.051 anggota tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kota Medan. massa aksi menyampaikan suaranya melalui orasi dengan suara yang keras dan tegas yang disampaikan oleh J. Sitanggang SH. (Ketua konferedasi KSPSI Kota Medan) dan juga Supranoto S (Sekretaris Konfederasi KSPSI Kota Medan mengatakan tuntutannya yaitu :

1. Tolak Omnibus Law terkhususnya klaster ketenagakerjaan karena semakin mereduksi hak-hak dan perlindungan pekerja/buruh

2. Mendesak dan menolak agar tidak ada lagi yang telah diputuskan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

3. Mendukung agar UU no 13 tahun 2003 tetap diberlakukan sebagai dasar perlindungan pekerja/buruh

4. Agar Dewan Pengupahan kota (DEPEKO)  kota medan tetap bersidang membahas UMK-UMSK Kota Medan Tahun 2021 untuk direkomendasikan, ke Walikota Medan dan ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Utara

5. Segera menetapkan SK DEPEKO Kota Medan berdasarkan hasil yang telah diverifikasi oleh Pemko Medan CQ Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Medan sehubungan telah berakhirnya SK DEPEKO Medan periode 2017-2020

6. Fungsikan lembaga lembaga yang terkait ketenaga kerjaan Kota Medan sebagaimana hal nya Dinas Tenaga Kerja Sumut dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten lainnya.
Supranoto SH selaku sekretaris KSPSI Kota Medan juga menyampaikan amarahnya, dikarenakan berkali kali aksi didepan Kantor Walikota Medan tidak pernah diberikan air minum dan para pendemo akhirnya beli sendiri dari uang saku masing-masing.

(Wasinton)