Pembangunan Draines Di Desa Limau Manis Diragukan Fungsinya. Diduga Ada Kelompok Sedang Bermain Untuk Menikmati Uang Rakyat

Kategori Berita

Pembangunan Draines Di Desa Limau Manis Diragukan Fungsinya. Diduga Ada Kelompok Sedang Bermain Untuk Menikmati Uang Rakyat

 
Tombak Publik.
Protes warga atas Pembangunan atau Pemeliharaan Drainase yang ada di Desa Limau Manis Gg Salak, Dusun 7 Pasar 14 Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dirasakan beberapa warga sangat tidak bermanfaat.

Juga beberapa warga mengatakan bahwa Draines yang baru dibuka dibangun itu dirasakan jadi mengganggu aktifitas warga yang sehari-hari terbiasa melintasi jalan tersebut namun sekarang yang terjadi sudah dibelah ditengah jalan dan dibuka dibangun Parit oleh Pemkab Deli Serdang Lewat Dinas Perkim. Wargapun merasa ada yang janggal dengan dibukanya Pembangunan Draines tersebut.
Adanya informasi dan keluhan warga atas Pembangunan Draines itu, DPP LSM Tunggal Panaluan melalui Sekjen DPP LSM Tunggal Panaluan mencoba turun ke lokasi. Dan juga telah dikonfirmasi kepada pihak terkait, namun saat didatangi Kepala Desa sebagai pihak yang berwenang untuk menjelaskan itu semua malah tidak berada ditempat, "dan bila dikaji tentu tidak serta merta Dinas Perkim mengeluarkan anggaran untuk dibukanya Pembangunan Draines tersebut tanpa adanya permohonan dari pihak Desa Limau Manis kepada pihak Dinas Perkim Deli Serdang.
Dan juga walau ada permohonan lantas apakah permohonan itu serta merta begitu saja disetujui tanpa ditinjau untuk mengetahui dampak dari Pembangunan Draines yang dimaksud, seharusnya Pemkab lebih teliti agar uang rakyat yang dikelola Pemkab Deli Serdang janganlah malah jadi merugikan rakyat itu sendiri. Disini timbul dugaan bahwa pihak yang terkait ada permainan untuk bisa menikmati uang negara berazaskan Proyek Pembangunan Draines ini". Pungkasnya.
Hasil pertemuan dikantor desa jelas disebutkan bahwa anggaran untuk pembuatan Pembangunan Draines yang menjadi Pemeliharaan Draines itu Anggarannya berasal dari Dinas Perkim Deli Serdang dan juga sebelumnya tidak ditemui plang proyeknya akan tetapi pengorekan pengerjaannya sudah berjalan dan setelah ditanya barulah kemudian plang proyek dipasangkan. Disayangkan Kepala Desa Limau Manis tidak ada ditempat, yang berhasil ditemui adalah Eman selaku Sekdes dan Selamat selaku Kepala Dusun 7 dan juga pelaksana proyek tersebut atas nama Ibrahim E Siregar yang mengaku sebagai wartawan.

Juga Sekjen DPP LSM Tunggal Panaluan mengatakan "Kami masih terus mencoba menggali informasi untuk bahan kedepan didiskusikan dan bila ada temuan (menyalahi) dengan proyek itu akan dilaporkan ke pihak yang berwenang.
Juga kita semua tau bahwa Pemerintah meminta menghimbau warga agar bersih-bersih tetap menjaga kesehatan, dan apabila itu nanti fungsinya ternyata malah menjadi tempat genangan air, pastilah ini suatu hal buruk karena bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Uda pasti ini bukan program pemerintah yang seperti kita harapkan. Artinya akan ada penyakit baru  yang mungkin menyerang warga nantinya dari dampak proyek itu" Tutupnya

(Ranto S)