Bunuh Ibu Kandungnya, Pria Ini Diancam 15 Tahun Penjara

Kategori Berita

Bunuh Ibu Kandungnya, Pria Ini Diancam 15 Tahun Penjara

Tombak Publik.
Perlakuan seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri sangatlah biadap dan tidak patut di contoh.

Hal ini terjadi pada Hari Sabtu (05/12/2020) di Dusun Muara Tolang Desa Dolok Saut Kec. Samangumban Kab. Tapanuli Utara.

Seorang Pria berinisial SH (28) tega memukul DS (52) ibu kandungnya sendiri dengan sebatang kayu hingga meninggal dunia.

Kapolres Taput Jonner MH Samosir,SIK melalui Kasat Reskrim Polres Taput Jonser Banjarnahor membenarkan kejadian tersebut dalam Press Release pada hari Rabu 09/12/2020 di Mapolres Taput.
Jonser Banjarnahor menjelaskan bahwa kronologi peristiwa penganiayaan tersebut terjadi sabtu 5/12/2020 pukul 10.00 wib di dusun muara tolang desa dolok saut kecamatan simangumban taput.

Pelaku penganiaya ibu nya adalah Syahrul Harahap (28) warga muara tolang desa dolok saut kecamatan simangumban taput. 

Peristiwa penganiayaan yang di lakukan oleh tersangka SH terhadap ibu kandung nya sendiri yakni Desima Siagian (52) terjadi di dirumah nya sendiri. 

Dari keterangan yang didapat dari pemeriksaan saksi dan tersangka, bahwa penganiayaan tersebut berawal saat tersangka bangun pagi pukul 09.00 wib, tersangka menanyakan nasi kepada ibu nya (korban). Lalu ibu nya menjawab, saya tidak memasak nasi di rumah, saya masak nasi di rumah tetangga karena ada acara, kalau mau makan, makan aja kesana. 

Namun tersangka tidak terima perkataan ibu (korban ) sehingga terjadi cekcok di rumah. 

Setelah cekcok, tersangka mengambil kayu bakar dari luar rumah lalu memukul kepala ibu nya srbelah kanan sekuat tenaga satu kali. Ibu nya masih belum terjatuh, lalu tersangka memukul kepala sebelah kiri sekuat tenaga satu kali lagi sehingga ibunya terjatuh lemas. 

Setelah ibu nya terjatuh lemas dan bercucuran darah, lalu tersangka meninggalkan nya dan memberitahukan kepada tetangga kalau ia nya telah memukul ibu dan sudah terletak di rumah. 

Tetangga pun berdatangan dan membawa korban kerumah sakit, namun diperjalanan korban meninggal dunia.

Tersangka yang merupakan anak sulung dari dua bersaudara tersebut, selama ini tinggal berdua di rumah karena bapak nya sudah lama meninggal dunia. 

Setelah kepala desa mengetahui hal tersebut, lalu melaporkan ke Polsek Pahae Jae.

Setelah anggota Polsek Pahae Jae tiba di lokasi kejadian, lalu menangkap tersangkanya dan saat ini telah tersangka sudah ditahan di Polres Taput untuk penyidikan perkara.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan dengan pasal 338 sub 354 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Fesny Anwar Manalu)