Atribut Jokowi - Amin Tak Membuat Ambroncius Nababan Kebal Hukum, Kini Dia Ditetapkan Menjadi Tersangka

Kategori Berita

Atribut Jokowi - Amin Tak Membuat Ambroncius Nababan Kebal Hukum, Kini Dia Ditetapkan Menjadi Tersangka

Tombak Publik.
Ketua Umum Projamin (Relawan Pro Jokowi-Amin) Ambroncius Nababan resmi ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri setelah menjalani pemeriksaan.

Berawal dari cuitan Ambroncius Nababan di medsos yang menyinggung Natalius Pigai dan membuat Ambroncius Nababan kini tersandung masalah hukum, aktivis Hak Azasi Manusia itu mendapatkan serangan yang dianggap tidak bermoral. Natalius mendapat serangan yaitu berupa meme yang menyamakan dirinya dengan gorila yaitu berupa gambar.

Semuanya berawal dari komentar Natalius Pigai terkait Vaksinasi Covid-19. Natalius Pigai memberikan pendapat bahwa pemerintah tidak boleh memaksa jika ada warga negara yang menolak untuk di Vaksin. Natalius Pigai menyebut bahwa keinginan untuk divaksin atau tidak adalah Hak Asasi Manusia.

Komentar Natalius Pigai itu pun mendapat reaksi dari Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan dengan ucapan rasialis di medsos. Ia menyebut vaksin Sinovac hanya untuk manusia bukanlah untuk gorila.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di Vaksin. Faham?” tulis Ambroncius Nababan.

Kalimat itu pun seketika viral dan karena semakin viral kemudian tulisan itu dihapus dari akun Ambroncius Nababan.

Karena tulisannya itu, Ambroncius Nababan pun telah menjadi tersangka atas kasus dugaan tindakan rasialisme. Bareskrim Polri melakukan penjemputan paksa terhadap Ambroncius Nababan untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

"Menaikkan status atas nama AN menjadi tersangka. Tim penyidik Siber Bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan dan sekitar pukul 18.30 WIB yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

(Wasinton)