Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Bundaran Griya I Martubung

Kategori Berita

Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Bundaran Griya I Martubung

Tombak Publik.
Penertipan PKL di Grya I Martubung dimulai sejak Pukul 09.30 WIB. Sebelum dilaksakan, kegiatan itu terlihat di awali dengan apel dilapangan MU City Martubung yang berada di Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan.
Penertiban PKL ini dipimpin langsung oleh Arafat Syah dari Satpol PP Kota Medan, juga ikut serta dari muspika Kecamatan Medan Labuhan, juga melibatkan personel Polsek Medan Labuhan yang diwakili oleh Kanit Sabhara yaitu Iptu. DM Situmorang dan juga Babinsa Koramil 10 Medan Labuhan.
Sapol PP Kota Medan mengerahkan personelnya lebih dari 250 personil dan dibantu para Kepling se Kecamatan Medan Labuhan dan juga dinas terkait. Menurut Kasi Operasional Satpol PP yaitu Arafat Syah "penertipan ini dilakukan untuk menjaga aset-aset Pemko Medan dan akan ditata menjadi Taman Kota yang Indah dan Nyaman dan sesuai dengan visi Walikota Medan dan penertiban ini berjalan lancar".
   
Namun ada kendala saat tim gabungan tersebut bergerak melakukan penertipan  di Griya I, Tepatnya disamping Gereja HKBP Distrik 31 Medan Aceh. Ada satu bangunan yang dijadikan Markas oleh salah satu organisasi masyarakat dan mereka menolak saat markas tersebut akan ditertibkan dan juga melakukan perlawanan kepada petugas dan kemudian perangkat jajaran dari kecamatan menempuh untuk melakukan mediasi namun tidak ada titik temu, sehingga tim gabungan tersebut melakukan penertiban secara paksa.
Namun menurut Satgas Ormas tersebut mengatakan, bahwa tindakan tegas tim gabungan tersebut dilakukan secara sepihak, semestinya pemerintah menyediakan dan merelokasi para pedagang dan dengan dalih itu Satgas Ormas itu bersikeras mempertahankan bangunan kantor milik Ormas tersebut.
Namun petugas tim gabungan tetap berjalan sesuai aturan dan tim gabungan itu melakukan pembongkaran tanpa terkecuali dan tim gabungan masuk kedalam bangunan yang dijadikan markas ormas tersebut dan ternyata didapati berupa Kartu Joker, Kartu Domino dan juga rekapan judi Togel dan sejumlah buku tafsir mimpi atau erek-erek.
Kegiatan penertiban ini berlangsung hingga siang hari dan dijadwalkan akan terus berjalan sesuai yang diperlukan dan akan berpindah dilanjutkan ke Lingkungan 7 dan 8 seterusnya hingga. 

(S Siburian)