Tipu Rp. 500 Juta, Paulina Terancam 4 Tahun Penjara

Kategori Berita

Tipu Rp. 500 Juta, Paulina Terancam 4 Tahun Penjara

Tombak Publik.
Paulina Natalia Simanjuntak (30) warga Desa Sipahutar 1 Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara melakukan penipuan Rp. 500 juta atas korban Sere Pina Naibaho (37) pada Januari 2021. 

Akibat perbuatannya, pelaku dilaporkan oleh korban ke Polres Taput pada 10/02/21.

Sebelum korban melaporkan hal tersebut ke Polres Taput, korban masih mengajak tersangka untuk damai dengan mengembalikan uang nya. Namun tersangka tidak ada niat baik dan bahkan sering bersembunyi. 

Kapolres Taput AKBP M Saleh. SIK. MM melalui Kasubbag Humas Aiptu W Barimbing membenarkan kasus tersebut.  PS Ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 21/04/2021 dan langsung ditahan di ruang tahanan Polres Taput. 

Kronologi kasus tersebut, dimana modus yang dilakukan tersangka terhadap korban Sere Pina dengan cara mengajak korban untuk menabung Deposito di salah satu BPR.  

Tersangka pernah mendatangi rumah korban dan mengaku bekerja di BPR. Dan dari situlah si tersangka mengajak korban untuk membuat tabungan Deposito. 

Tersangka menjanjikan bunga Deposito yang besar dan bonus hadiah terhadap si korban. Kemudian tersangka juga menjanjikan kalau korban memasukkan Depositonya ke BPR tersebut akan mendapatkan hadiah sepeda motor dan emas. 

Korban pun tergiur atas bujuk rayu tersangka langsung mengikuti arahan  tersangka dan memberikan uang tersebut.

Saat membuka Deposito di BPR Korban tidak diperbolehkan untuk ikut  langsung ke BPR. Tersangka menganjurkan kepada korban supaya Bill Deposito itu akan dibuatkan (dicetak) langsung oleh tersangka.

Tersangka pun menyuruh  korban untuk mentransferkan uang sebesar Rp 500 juta. 

Pentransferan uang tersebut dilakukan si korban dalam 11 tahap mulai tanggal 06/01/20 sampai 13/01/21. 

Namun buku Deposito dari BPR yang dijanjikan tersangka tak kunjung diserahkan kepada si korban.

Setelah beberapa lama, korban pun merasa curiga dan langsung menghubungi serta menemui tersangka PS pada tanggal 17/01/21. 

Korban meminta supaya tersangka PS mengembalikan uang Rp 500 juta tersebut. 

Namun tidak ada niat baik dari tersangka untuk mengembalikan uang  korban dan tersangka selalu membuat alasan. 

Tak terima dengan perbuatan tersangka,  korban (Sere Pina) pun langsung melaporkan hal tersebut ke Polres Taput.

Setelah dilakukan penyidikan dan cukup alat bukti, PS pun langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada tanggal 21/04/21. 

Dan Polres Taput melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara.

Terhadap tersangka, dikenakan pasal 372 sub 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

(Fesny Anwar Manalu)