Iklan Semua Halaman

Wakil Walikota Medan Tinjau Korban Banjir Ke Komplek BTN Dan Perum Mega Martubung

Tombak Publik. 
Wakil Walikota langsung turun meninjau korban banjir yang kemarin tejadi di perumahan BTN di Lingkungan X Kelurahan Besar, Labuhan. Dan juga meninjau korban banjir di perumahan Mega Martubung di Jalan Bakti ABRI Lingkungan X, Kelurahan Besar di dampingi oleh Pimpinan Cabang Koordinator Medan dan juga perwakilan dari Bank Sumut yakni Ali Akbar Putra.

Wakil Walikota meninjau Masjid Alhijrah tempat penampungan pengungsi yang dilokasikan di Komplek BTN. Dalam kunjungan tersebut Wakil Walikota Aulia Rachman menyerahkan bantuan Sembako untuk Dapur dan juga menegaskan akan berusaha menuntaskan banjir di BTN sekitarnya dengan segala cara dan salah satunya telah dilakukan pengerukan Danau Martubung dan juga sudah dilakukan pemberkasan ke Dinas PU Kota Medan yakni menyatakan permohonan dari warga BTN dan diketahui oleh Camat, Lurah dan Kepala UPT PU Medan Utara.

Nelly selaku warga yang terdampak banjir yang juga tergabung di Forum Komunikasi Jurnalis dan Lsm Medan Labuhan yang didampingi S Siburian sebagai perwakilan warga sangat berterima kasih atas kunjungan Wakil Walikota Medan, dan warga berharap kepada pemerintah khususnya Pemko Medan supaya Komplek BTN secepatnya bisa terlepas dari masalah banjir. 

Warga menyambut gembira atas kunjungan Wakil Walikota H. Aulia Rachman dan semua keluhan serta permasalahan yang ada di BTN Lingkungan XI bisa langsung disampaikan warga kepada orang nomor 2 di Pemko Medan tersebut. 

Berpindah ke perumahan Mega Martubung dan juga turut didampingi Gandi yakni Lurah di Kelurahan Besar dan Kepala Lingkungan X yakni Abdi Salam, Abdi Salam juga menjelaskan secara langsung apa  permasalahan yang selama ini dihadapinya sebagai Kepala Lingkungan dan warga sangat berterima kasih atas kunjungan Wakil Wali Kota karena baru pertama kali ini Wakil Wali Kota langsung turun melihat kondisi situasi penderitaan mereka. 

Wito mewakili warga perumahan Mega Martubung menyampaikan, agar perumahan tersebut langsung di ambil alih pihak Pemko Medan tetapi sampai saat ini pihak perumahan belum menyerahkan Fasum ke Pemerintah Kota Medan sehingga sulit untuk dibenahi. Dan salah satu kendala terbesarnya yaitu mereka tidak mendapatkan bantuan baik perbaikan jalan dan fasilitas umum lainya.

Mereka sangat berharap agar Pemko Medan meyurati pihak pengembang agar Fasum yang menjadi kendala ini bisa diserahkan secepatnya agar perumahan yang menjadi langganan banjir ini dapat tertata dengan baik. 

Begitu juga dengan Deni Darmawan menyampaikan langsung kepada Wakil Walikota supaya pemerintah memperhatikan mereka, memberikan solusi agar banjir bisa teratasi sehingga mereka tidak terbengkalai mencari nafkah dan anak anak mereka bisa ke sekolah tanpa gangguan banjir. 

(S. Siburian).