Iklan Semua Halaman

Hut Bayangkara : Pejuang Dhuafa Kunjungi Kampung BSB

Tombak Publik.
Kampungbantaran Sungai Busuk (BSB) yang berada di Desa Sempali , Kecamatan Percut Seituan , Kab. Deliserdang Sumatra Utara menjadi Target Kunjungan Sang Pejuang Dhuafa Kombes Pol Ikhwan SH.MH. dalam giat rutin Jum at barokah nya tepat pada Hari Ulangtahun Bayangkara ke 76 pada 1 Juli 2022 .

Dalam kunjungannya kepada Para Dhuafa dan anak anak yatim piatu Ternyata masyarakat yang bertempat tinggal di Bantaran aliran sungai busuk jalan Haji Aif Desa Sampali ini mengidolakan Sosok sang Pejuang Dhuafa.

Di ketahui Ada Puluhan Kepala keluarga yang Bermukim sepanjang Aliran sungai yang mengarah ke Desa pematang Johar ,. Uniknya Kampung BSB ini kebanyakan Para janda yang hanya bisa bekerja mencari Cacing dan sebagian Berkebun ,  
Seperti Mak Ani (47) yang juga memiliki Seorang Putri dan juga seorang janda , Dirinya dan anak serta cucunya hanya bisa mengandalkan Sebagai Penjual Lontong pagi, juga ada 11 orang para janda yang bernasib sama .

Warga BSB tidak menyangka akan Di kunjungi Seorang Sosok Pejabat Tinggi Kepolisian di Polda Sumut , yang Sangat di kenal Pejuang Warga miskin. Ibu Atik mengaku , Kalau Dirinya pernah tau di media Kalau ada seorang Polisi yang setiap Hari Jum at selalu bersedekah dan mengunjungi langsung masyarakat yang membutuhkan bantuan, 

Dirinya Pernah berharap dan berangan angan seandainya Saja bapak Pejuang Dhuafa itu mau datang melihat kami , dan anak anak kami seperti yang dilakukanya kepada orang orang di seluruh daerah dirinya dan teman teman sekampungnya akan merasa senang sekali, angan Ibu Atik. Ternyata angan angan dan harapan itu terkabul saya bisa melihat dan berbicara keluh kesah kepada idola kami ini. Ungkap ibu Atik yang mengidolakan pejuang Dhuafa. 

Dalam Kegiatan Jum at Barokah bersama Ksj Pusat Pejuang Dhuafa Kombes Pol Ikhwan, SH, MH menjelaskan "Kebetulan hari Jumat 1 Juli 2022 ini bertepatan dengan HUT Bayangkara ke 76, saya menyampaikan sedikit pesan dan himbauan kepolisian yang presisi kepada para masyarakat, khususnya kampung BSB ini. Kami berharap agar jangan pernah menyerah dalam menjalankan hidup ini, himbauan kepada para masyarakat yang berada di bantaran sungai ini agar jangan mengedarkan Narkoba atau menggunakannya, serta hindari gaya hidup yang yang tidak memiliki kepedulian sesama, saling tolong menolong itu sangat penting dan yang paling terpenting silaturahmi itu yang di utamakan, 
Kami datang bersama KSJ untuk membantu para warga yang kurang mampu sekaligus bersilaturahmi kepada warga Kampung BSB ini. Dengan membagikan puluhan sembako juga menyantuni para anak yatim piatu yang hal ini menjadi tanggungjawab kita bersama, jangan sampai para warga Dhuafa dan para anak yatim ini tidak makan juga berhenti sekolah, saya dan KSJ mengharapkan kepada para donatur bisa meringankan beban mereka, dan sebaik-baiknya manusia adalah orang yang mau bersedekah" tandasnya.

(S. Siburian).