Kelurahan Aek Parombunan Kecamatan Sibolga Selatan Masih Melestarikan Budaya Titi Kayu

Kategori Berita

Kelurahan Aek Parombunan Kecamatan Sibolga Selatan Masih Melestarikan Budaya Titi Kayu


Tombak Publik - Sibolga.

Kota Sibolga disebut-sebut sebuah Kota Ikan. Kota ini yang kaya akan hasil laut adalah bagian dari sebuah Provinsi yang ada di Sumatera Utara. Kota Sibolga dengan penduduk yang padat itu, warga kesehariannya adalah berlaut.

Berbicara tentang Kota Sibolga yang terkenal di Sumatera Utara yang kaya akan hasil laut dengan julukan Kota Ikan ini seharusnya tidak ada lagi ditemukan Jembatan Kayu atau Titi Kayu yang rawan rubuh seperti gambar diatas, di Kelurahan Aek Parombunan Kecamatan Sibolga Selatan.


Dari penuturan seorang warga kepada wartawan Tombak Publik mengatakan, Kami seolah di anak tirikan, dapat dirasakan akan kurangnya perhatian Lurah Aek Parombunan kepada kami. Kami berharap Lurah Aek Parombunan bisa merasakan juga penderitaan kami yang tinggal ditempat ini, Ucap warga.

Ditanya lagi, sudah berapa lama tinggal disitu, warga mengatakan kalau yang tinggal dilereng bukit Parombunan itu, ada yang sudah 15 tahun ada juga yang sudah 20 tahun. Dan mengatakan, sepeda motor mereka sudah terbiasa diparkirkan bukan di depan rumah tapi dipinggir sungai karena tidak bisa melewati sungai yang hanya dibangun Titi Kayu sepanjang hampir 4 Meter itu


Mereka juga mengeluhkan jalan tanah yang rusak hampir sepanjang 150 Meter, juga belum ada tanda-tanda akan dibangun oleh pemerintah seperti di desa-desa yang sedang marak dibangun rabat beton, padahal jalan itu setiap hari dilalui dan bisa dibayangkan apabila di musim penghujan. warga pejalan kaki pun sering terpeleset disitu apalagi yang mengendarai sepeda motor, ucap warga (Hotben S)