Iklan Semua Halaman

Kisah Sebuah Batu Yang Kusam

Alkisah, suatu hari seorang gadis menemukan sebongkah batu kusam di pinggir jalan. Meski hanya batu biasa, si gadis memungutnya dan menyimpannya baik-baik. Bahkan, setiap hari ia menggosok batu itu dengan hati-hati. Batu yang bukan permata itu dan karena terus digosok dan digosok, lama-kelamaan berubah menjadi mengkilat dan bersinar.

Si gadis pun membawa batu itu ke tukang permata untuk diolah menjadi sebuah liontin yang indah.
Ajaibnya, ditangan ahlinya batu biasa itu berubah hingga menyerupai batu permata dan begitu berkilau dan sangat indah. Si gadis sungguh gembira melihat batu nya itu bisa berubah sebegitu rupa. Ia pun memamerkannya kepada siapapun yang dijumpainya.

Semua orang yang melihat mengira batu itu adalah permata yang mahal harganya. Si gadis semakin percaya diri dan selalu memakai liontinnya ke mana pun ia pergi.

Hingga suatu hari liontin batu itu terlepas dari ikatannya. Si gadis baru menyadari ternyata batu tersebut telah lama terlepas dari ikatannya, jadi dia tak tahu liontinnya hilang dimana.

Dan itu membuatnya sangat sedih. Dia pun jadi kehilangan selera makan dan tidak bersemangat. Sampai suatu hari ada seorang kakek yang melihatnya sedang termenung.

Bertanyalah si kakek tentang kesedihannya. Si gadis pun menceritakan semuanya.

Setelah si gadis selesai bercerita, berkatalah si kakek
“Anakku, sadarilah semua hal yang telah kamu lalui itu adalah proses menuju keberhasilanmu. Dulu kamu menemukan batu kusam di jalanan. Lalu, kamu mengambil dan menjaganya baik-baik. Selalu menggosoknya hingga akhirnya menjadi mengkilat. Dan di tangan tukang permata, batu itu menjadi lebih indah lagi, mirip permata.
Ketahuilah, semua itu hanyalah proses. Dulu kamu tekun menjalani setiap tahapan mengubah batu kusam menjadi sebuah benda yang terlihat berharga. Batu itu sebenarnya hanyalah batu. Keuletan mu menjaganya itulah yang membuat batu itu lebih bernilai.

Lalu, mengapa kamu jadi bersedih hanya karena kehilangan batu itu? Lihat di sekitarmu, masih banyak batu-batu kusam yang dapat kau jadikan batu yang berkilat indah. Ciptakan lebih banyak karya indah yang akan menceriakan hari-hari mu dan membuat wajah mu berseri-seri. Itu jauh lebih penting daripada meratapi sebuah batu kusam yang hilang.”

Seketika si gadis diliputi kecerahan dan keceriaan. Dia sudah menyadari kebodohannya. Si gadis pun dengan gembira siap berusaha dan memproses lagi batu kusam menjadi permata.

Netter yang Bijaksana,

Kesuksesan sejati selalu diraih melalui proses perjuangan yang panjang dan berliku. Saat kesuksesan sudah ditangan kita, bisa saja kita mengalami kemunduran, kegagalan, dan kebangkrutan.

Tidak usah takut, hidup ini selalu berubah. Jika kita gagal, kita frustrasi, dan saat kita sukses, kita lupa diri. Inilah baru bencana yang sebenarnya.
Selama kita bersedia berjuang dari awal lagi dan tekun menjalani langkah demi langkah, maka keberhasilan demi keberhasilan akan kembali pada kita. Dan kebahagiaan akan kembali kita rasakan.