Iklan Semua Halaman

Woww.!! Baru Ini, Rumah Warga Yang Terbakar Kembali Di Bangun Oleh Bupati Tapteng

Tombak Publik.
Begitu mendapat laporan 2 Unit rumah warga dilanda musibah kebakaran. Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani langsung melakukan tindakan cepat untuk membantu warga tersebut dan kemudian membangun kembali 2 Unit rumah tersebut yang mengalami kebakaran di Dusun 2 Paranginan, Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Sabtu (25/09/21). 

Bupati Bakhtiar memerintahkan Kadis Perkim Tapanuli Tengah, Winner Napitupulu, ST, MM didampingi Kadis Sosial Robbi Edata Manik, SAP, MAP dan Camat Manduamas Sahala Sihotang SH, MAP untuk turun segera kelokasi kejadian, 

Bupati Tapanuli Tengah memerintahkan para perangkatnya untuk melakukan pengecekan lokasi rumah yang terbakar, melakukan persiapan untuk pembangunan kembali atas 2 Unit rumah yang terbakar tersebut, dan juga memberikan bantuan awal berupa sembako kepada warga yang mengalami musibah.

Sesuai perintah tegas dari Bupati Tapteng, pekan depan kedua rumah warga yang terbakar akan mulai dibangun kembali. 

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani juga berpesan kepada warga yang mengalami musibah untuk tetap tegar dan tabah, serta tetap semangat. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan terus berupaya membantu rakyatnya yang mengalami musibah. 

"Bupati menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir bersama-sama di lokasi musibah dikarenakan beliau masih tugas di luar kota. Bupati berharap semoga kejadian serupa tidak terulang kembali. Masyarakat diminta selalu waspada sehingga musibah kebakaran tidak terjadi” kata Winner. 

Diketahui, kedua rumah warga Dusun 2 Paranginan, Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas yang terbakar adalah milik Alisna Simanjuntak dan Puddin Nainggolan. Musibah kebakaran terjadi sekira pukul 06.25 WIB, Sabtu (25/09/21). Sumber api diduga berasal dari rumah Alisna Simanjuntak. 

Atas kejadian ini, rumah milik Alisna Simanjuntak terlihat telah rata dengan tanah, sedangkan yang satunya lagi milik Puddin Nainggolan mengalami rusak parah dan saat ini Alisna terpaksa menginap di rumah kerabatnya.

(S Siburian).