Iklan Semua Halaman

Pintu Rumah Dan Pintu Hati Margaret Marpaung Terbuka 24 Jam Untuk Warga, Tanpa Terkecuali

Tombak Publik.
Hujan tidak menyurutkan ribuan langkah kaki ribuan warga untuk menghadiri Reses Anggota DPRD Medan Margaret M S Marpaung.
Acara Reses Sidang I Tahun ke III tersebut dihadiri warga melebihi undangan yang disebarkan.

Dalam acara tersebut terjadi pembahasan dari keluhan-keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Margaret antara lain perihal peesoalan banjir, Jalan KIP, tanah wakaf, sampah, persoalan penambahan Kepling dan drainase. Kegiatan reses bertempat di Komplek MU City Martubung.

Salah satu warga bernama Posma Pangaribuan dalam reses tersebut menyampaikan persoalan mengenai bantuan yang diterima oleh pelajar melalui program KIP, Posma berkesah dan berharap agar program KIP tepat sasaran yaitu kepada anak dari keluarga yang lebih membutuhkan, dan Posma juga berkeluh kesah mangenai BPJS, dimana dia mengatakan bahwa dalam situasi berobat harus lebih dulu mengantarkan antrian ke  Rumah Sakit Pukul 04.00 WIB atau subuh dan aturan antrian disebutkan sangat menyulitkan warga.

Dilain kesempatan salah satu warga Baoak Sitorus mempertanyakan penanganan pengungsi akibat banjir. Sitorus mengusulkan solussi agar dibuatkan resapan air atau pompa.

Salah satu ibu muda Tambunan dalam kesempatannya juga mengajukan pertanyaan yaitu mempertanyakan cara mengajukan program PKH dan BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah.

Pantauan awak media
tombakpublik.com mengatakan, warga yang hadir dalam kegiatan acara Reses tersebut tampak bahagia karena bisa langsung menyampaikan keluhan mereka kepada Anggota DPRD Kota Medan Margaret untuk Dapil II tersebut.

Dan dalam arahannya Margaret berjanji akan meneruskan dan menyampaikan  semua keluh kesah para warga dan terutama persoalan banjir, dan menyusul persoalan jalan, sampah dan juga perumahan-perumahan yang bermasalah terkait penyerahan dari developer kepada pihak Perkim.

Margaret yang dikenal wanita penuh senyum dan energik tersebut berjanji akan memperhatikan segala keluhan warga yang telah diterimanya dan akan menjadikan keluh kesah tersebut menjadi PR yang harus segera diselaikan secepatnya.

Dalam acara tersebut turut hadir beberapa staf Dinas Sosial, dan juga Gandi yaitu Lurah di Kelurahan Besar. Dan diakhir dialog tersebut Magaret menegaskan bahwa pintu rumah dan pintu hatinya terbuka lebar dan Siap Sedia 24 Jam untuk warganya.

(S Siburian).