Iklan Semua Halaman

Proyek Satelit Bodong Di Kemhan, Presiden Minta Dibawa Ke Peradilan Pidana

Tombak Publik
Kasus Satelit Slot Orbit 123 yang merugikan Negara ratusan miliar rupiah. Awak media mempertanyakan hal tersebut kepada Menkopolhukam Mahfud MD tentang kasus yang sudah ada sejak Tahun 2018 dan kenapa baru sekarang dibuka.

"Loh, Tahun 2018 saya belum jadi Menko, jadi saya tak ikut dan tak tahu persis masalahnya. Saat saya diangkat jadi Menko, saya jadi tahu karena pada awal Pendemi Covid19 ada laporan bahwa  harus hadir lagi ke sidang Arbitrase di Singapura karena digugat Navayo untuk membayar kontrak dan barang yang telah diterima oleh Kemhan" Jelas Mahfud MD

"Saya kemudian mengundang rapat pihak-pihak terkait sampai berkali-kali tetapi ada yang aneh. Sepertinya ada yang menghambat untuk dibuka secara jelas masalah tersebut. Akhirnya saya putuskan untuk minta BPKP melakukan Audit Tujuan Tertentu (ATT)" terang Mahfud MD

"Hasilnya ternyata ya seperti itu, ada pelanggaran peraturan perundang-undangan dan negara telah dan bisa terus dirugikan. Makanya saya putuskan untuk segera berhenti rapat melulu dan mengarahkan agar diproses secara hukum dan Presiden Jokowi juga meminta agar segera dibawa ke ranah peradilan pidana juga Menkominfo setuju, Menkeu bersemangat, Menhan Prabowo dan Panglima TNI Andika juga tegas mengatakan bahwa ini harus dipidanakan" Ucap Mahfud MD. 

"Menhan dan juga Panglima TNI tegas mengatakan tidak boleh ada pengistimewaan kepada korupsi dari institusi apa pun, semua harus tunduk pada hukum. Saya berbicara dengan Jaksa Agung yang ternyata juga menyatakan kesiapannya dengan mantap untuk mengusut kasus ini. 
Jadi, mari bersama-sama kita cermati dengan seksama pengusutan kasus ini" Jelas Menkopolhukam. 

(J Panjaitan).