Iklan Semua Halaman

PT. Indofood Panen Kentang Puluhan Ton Dan PT Parnaraya Panen Bawang Putih Di Food Estate Humbahas

Tombak Publik.
Rabu (10/03/22). PT Indofood bersama masyarakat (Petani) yang berada di Desa Ria-ria Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan panen kentang di lahan Ketahanan Pangan Nasional Food Estate Humbang hasundutan. 

Tampak para petani sedang memanen kentang, pasalnya kentang yang dipanen para petani mencapai 22,5 Ton di lahan seluas 1 Ha (Surplus).

Jajang Mardiana salah seorang staff lapangan PT Indofood kepada wartawan menguraikan tentang bagaimana tahapan-tahapan penanaman umbi kentang sampai memasuki masa panen
"Tanaman kentang bisa dipanen pada usia 80-120 hari. Usia tanaman sampai siap dipanen berbeda-beda, tergantung pada jenis variaetas yang digunakan. Tanaman kentang harus dipanen pada usia yang tepat, tidak terlalu muda atau terlalu tua" urainya. 

Petani mengatakan, bahwa dengan kehadiran Indofood di Kabupaten Humbang Hasundutan telah membawa dampak positif bagi masyarakat (Petani) yang ada di daerah Food Estate, karna disamping mereka mendapat upah Harian Orang Kerja (HOK) juga mendapat ilmu cara menanam Kentang dan Bawang yang baik dan benar, dan mereka juga mendapatkan bagi keuntungan hasil dari perusahaan sesuai perjanjian kontrak. 

Tidak hanya itu, sebelum hadirnya Food Estate dan Investor ke wilyah mereka, lahan atau hutan mereka tergolong tidak produktif dan setelah kehadiran Food Estate dan para Investor lahan merekapun di garap dan mendapatkan sewa atas lahannya. 

Adapun sortasi menurut Jajang, dilakukan pada tahap kedua,
"Sortasi dan grading pada umbi kentang merupakan tahapan kedua yang kita lakukan dalam proses penanganan pasca panen. umbi kentang selanjutnya disortasi. Pada proses ini dilakukan pemisahan terhadap umbi yang baik dan sehat, yaitu umbi yang tidak cacat dan tidak terserang hama ataupun penyakit" imbuhnya. 

Perlu diketahui, saat panen umbi kentang yang tepat, tergantung dari varietas kentang yang ditanam karena setiap varietas kentang mempunyai umur panen berbeda-beda, Varietas yang sedang saat ini adalah Varietas Bliss yang hanya berumur 90 hari, untuk varietas lainya seperti varietas Cipanas misalnya, umbi bisa dipanen setelah berumur 95-105 hari, Varietas Cosima 100 - 110 hari, varietas Segunung ± 100 hari, varietas Granola sekitar 100 - 115 hari dan varietas Merbabu-17 baru bisa dipanen setelah tanaman berumur diatas 90 hari. 

Sementara itu dalam waktu yang bersamaan PT. Parnaraya bersama petani dan juga perwakilan dari Dinas Pertanian Humbang Hasundutan juga melakukan pemanenan bawang putih varietas Lumbu Putih di lahan seluas 5,6 Ha. 

Namun sebelum panen bawang putih tersebut dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pengubinan guna mengetahui hasil panen secara menyeluruh. Hal itu diungkapkan oleh Wisler Lumbanbatu selaku perwakilan dari Balai Penyuluh Pertanian di dampingi perwakilan PT Parnaraya Dodit Manik dan Kabid Holtikultura Yonepta Habeahan, Jenni Purba SHut dari Dinas Pertanian Kabupaten Humbang Hasundutan dan hasil dari per Ha mencapai 6,5 ton. 
Wisler memaparkan tentang metode pengubinan yang dimaksud.
"Pengubinan merupakan istilah yang biasa digunakan oleh petugas pertanian maupun statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian termasuk padi sawah. Saat ini metode yang digunakan dalam pengubinan adalah Kerangka Sampel (KSA). KSA sendiri merupakan metode yang baru dikembangkan oleh BPS dan mengungkapkan berbagai lembaga dalam rangka memperbaiki metode pengumpulan data luas panen sebelumnya hanya berdasarkan pada pengamatan mata (eye estimate).
Keunggulan metode KSA ini antara lain dilakukan dengan cara yang lebih objektif dan modern dengan melibatkan perangkat teknologi di dalamnya, sehingga data yang dikumpulkan menjadi lebih akurat" papar Wisler kepada wartawan.

Wisler juga menambahkan, bahwa pengubinan memerlukan tahapan yang tidak terlalu rumit
"Adapun tahapan-tahapan pengambilan ubinan data, mulai dari menentukan penggunaan aplikasi angka ubinan acak, membuat area plot untuk ubinan berukuran 2,5M x 2,5 M mengukur dengan menggunakan alat ubinan, menentukan titik untuk ubinan, pemasangan alat ubinan secara tepat agar otomatis akan membentuk bujur sangkar, hingga memanen dan menimbang hasil panen plot ubinan" tambahnya.

Mengenai keberhasilan panen Bawang Putih varietas Lumbu Putih menurut Jenni Purba SHut yang mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Humbang Hasundutan patut dibanggakan, Dirinya menyebut ada 6 titik lahan yang akan dipanen hari itu juga.

"Kita (Dinas Pertanian) bekerja sama dengan PT Parnaraya sekaligus mendampingi petugas BPP/PPL guna melaksanakan pengubinan di 6 titik yaitu blok 207 dan 202 dan menghasilkan produksi bawang 6,5 Ton per hektar" katanya.

Jenni juga menjelaskan bahwa panen dan pengubinan tersebut sudah berjalan selama 2 Tahun,
"Program ini adalah lanjutan dari Tahun 2020 di Food Estate, serta melibatkan perusahaan ataupun investor (offtaker) dan sudah ada peningkatan, walaupun belum signifikan, dan harapan kami kedepannya hasil panen bawang putih ini akan semakin besar dan bisa dikatakan surplus" tutupnya.
 
(Jahara Sihite)